Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Menjadi Penyuluh Agama Islam: Why Not? Strategi Lolos CPNS dan Memahami Dunia Kepenyuluhan Agama” Batalkan balasan
Menjadi Penyuluh Agama Islam: Why Not? Strategi Lolos CPNS dan Memahami Dunia Kepenyuluhan Agama
Rp 70000
Cetakan Pertama, Meil 2026
XVIII+168 hlm; 14,8 cm x 21 cm
Buku ini hadir sebagai jawaban atas kegelisahan sekaligus harapan banyak generasi muda yang ingin berkontribusi dalam dakwah yang lebih terstruktur dan berdampak melalui jalur formal sebagai Penyuluh Agama Islam.
Berangkat dari pengalaman nyata, refleksi personal, serta pemahaman konseptual yang kuat, buku ini mengajak pembaca menyelami perjuangan menembus seleksi CPNS yang sangat kompetitif. Tidak hanya menyajikan tips dan trik teknis menghadapi tahapan seleksi—mulai dari strategi menghadapi SKD hingga SKB—buku ini juga mengupas mentalitas, ketahanan diri, serta nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi keberhasilan.
Mengapa penting tips CPNS Penyuluh Agama Islam? Menurut Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama kebutuhan ideal formasi Penyuluh Agama Islam sekitar 70 ribu di Indonesia. Sedangkan berdasarkan data Simpeg Kemenag tahun 2025, total Penyuluh Agama Islam di Indonesia sebanyak 24.831 mulai dari PNS (4.039), CPNS (1.369) dan PPPK (19.423). Artinya, keterbukaan formasi CPNS formasi ini sangatlah terbuka lebar di masa mendatang.
Ditulis dengan gaya bahasa yang mengalir, reflektif, dan inspiratif, buku ini sangat relevan bagi para pencari kerja, santri alumni pesantren, aktivis dakwah, hingga siapa saja yang ingin menapaki jalan pengabdian di bidang keagamaan. Sebuah buku yang tidak hanya menginspirasi untuk lolos seleksi CPNS, tetapi juga meneguhkan niat untuk mengabdi. Karena pada akhirnya, pertanyaannya sederhana: Why not?
Ulasan (0)
Kategori: Nonfiksi


Ulasan
Belum ada ulasan.